Kamis, 14 Januari 2016

LPS

Lembaga Penjamin Simpanan


Hasil gambar untuk Lembaga pinjam simpanan

Mencegah terulang kembalinya krisis moneter pada tahun 1998 yang disebabkan oleh bangkrutnya hamper semua Bank di Indonesia. Pemerintah membuat lembaga independen yang menjamin uang nasabah yang disebut LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

Berdasarkan survei yang kami lakukan pada Bank BRI, berikut penjelasan LPS sebagai lembaga penjamin keamaan uang nasabah.

Lembaga penjamin Simpanan dibuat untuk menjamin keamanan uang nasabah jika sewaktu-waktu Bank yang dipercaya nasabah mengalami krisis. Jumlah maksimal uang nasabah yang bisa ditanggung oleh LPS sebesar 2 milyar.

Sistem kerja LPS:

Kepesertaan
  1. Setiap Bank yang melakukan kegiatan usaha di wilayah Negara Republik Indonesia wajib menjadi peserta Penjaminan.
  2. Bank peserta penjaminan meliputi seluruh Bank Umum (termasuk kantor cabang dari bank yang berkedudukan di luar negeri yang melakukan kegiatan perbankan dalam wilayah Republik Indonesia) dan Bank Perkreditan Rakyat, baik bank konvensional maupun bank berdasarkan prinsip syariah.
  3. Kantor cabang dari bank yang berkedudukan di Indonesia yang melakukan kegiatan perbankan di luar wilayah Republik Indonesia tidak termasuk dalam Penjaminan.
     
Kewajiban Bank Peserta
Sebagai peserta Penjaminan, setiap bank yang melakukan kegiatan usaha di Indonesia mempunyai kewajiban untuk:
a.Menyerahkan dokumen sebagai berikut:
i.salinan anggaran dasar dan/atau akta pendirian bank;
ii.salinan dokumen perizinan bank;
iii.surat keterangan tingkat kesehatan bank; dan
iv.surat pernyataan dari Direksi, Komisaris, Pengendali, kantor pusat dari cabang bank asing, dan Pemegang Saham bank
b.Membayar kontribusi kepesertaan.
c.Membayar premi penjaminan dan menyampaikan copy bukti pembayaran premi (transfer advance).
d.Menyampaikan perhitungan premi, dengan format:
i.Perhitungan Premi bank umum dan bank umum syariah;
ii.
iii.
Perhitungan Premi BPR;
Perhitungan Premi BPRS.
e.Menyampaikan laporan secara berkala, yaitu:
i.Laporan Posisi Simpanan;
ii.Laporan Keuangan Bulanan;
iii.
Laporan Tahunan yang telah diaudit, atau laporan keuangan tahunan yang disampaikan kepada LPP bagi BPR yang tidak diwajibkan oleh LPP untuk menyampaikan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan
iv.
Laporan Susunan Pemegang Saham, Pengendali bagi bank yang berbadan hukum koperasi, direksi, dan komisaris bank setiap kali ada perubahan.
f.Menyampaikan laporan perubahan alamat.
g.Menempatkan bukti kepesertaan di dalam kantor bank atau tempat lainnya sehingga dapat diketahui dengan mudah oleh masyarakat.
h.Menempatkan pengumuman pada seluruh kantor bank yang dapat diketahui dengan mudah oleh nasabah mengenai:
i.maksimum tingkat bunga yang dianggap wajar yang ditetapkan LPS; dan
ii.maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS;

A. DOKUMEN KEPESERTAAN
1.
Dokumen Pendirian Bank yang disampaikan adalah berupa salinan anggaran dasar dan/atau akta pendirian bank, yang memuat data dan informasi mengenai susunan terakhir dari Direksi, Komisaris, dan Pemegang Saham beserta komposisi kepemilikan saham
2.
Dokumen Perizinan Bank yang disampaikan adalah berupa copy dari surat keputusan LPP mengenai pemberian izin usaha bank.
3.
Dokumen Pendirian dan Perizinan Bank tersebut pada angka 1 dan 2, harus disampaikan kepada LPS paling lambat 60 (enam puluh) hari kalender sejak bank melakukan kegiatan operasional.
4.
Surat Keterangan Tingkat Kesehatan Bank yang disampaikan adalah surat keterangan dari LPP Mengenai Tingkat Kesehatan Bank yang memuat rasio-rasio pokok keuangan dan status pengawasan bank yang bersangkutan.
5.
Surat Keterangan Tingkat Kesehatan tersebut pada angka 4 harus disampaikan kepada LPS paling lambat 4 (empat) bulan sejak tanggal persetujuan izin usaha.
6.
Surat pernyataan dari Direksi, Komisaris, dan Pemegang Saham Bank yang disampaikan adalah surat pernyataan dari Pemegang Saham, Pengendali Bagi Bank Yang Berbadan Hukum Koperasi, kantor pusat dari cabang bank asing, Direksi dan Komisaris yang bentuk dan isinya dibuat sesuai dengan format yang ditetapkan dalam lampiran Peraturan LPS Nomor 2/PLPS/2010, yaitu:
Lampiran 1: Pernyataan Pemegang Saham Perorangan;
Lampiran 2: Pernyataan Pemegang Saham Badan Hukum;
Lampiran 3: Pernyataan Pengendali Bagi Bank Berbadan Hukum Koperasi;
Lampiran 4: Pernyataan Kantor Pusat Dari Cabang Bank Asing;
Lampiran 5: Pernyataan Direksi; dan
Lampiran 6: Pernyataan Komisaris.
7.
Surat Pernyataan Direksi, Komisaris, Pemegang Saham, dan Pengendali Bagi Bank Yang Berbadan Hukum Koperasi tersebut wajib disampaikan kepada LPS paling lambat 60 (enam puluh) hari kalender sejak yang bersangkutan menjadi direksi, komisaris, pemegang saham atau pengendali sesuai dengan ketentuan LPP.
8.
Pernyataan Kantor Pusat dari cabang Bank Asing wajib disampaikan kepada LPS paling lambat 60 (enam puluh) hari kalender sejak bank asing dimaksud melakukan kegiatan operasional.
B. KONTRIBUSI KEPESERTAAN
1.
Setiap bank wajib membayar kontribusi kepesertaan.
2.
Kontribusi kepesertaan ditetapkan sebesar 0,1% (satu per seribu) dari modal disetor bank dan wajib disetorkan ke rekening LPS paling lambat 90 (sembilan puluh) hari sejak kalender sejak bank melakukan kegiatan operasional.
3.
Modal disetor untuk kantor cabang dari bank yang berkedudukan di luar negeri merupakan modal bank sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai kewajiban penyediaan modal minimum yang ditetapkan LPP.
4.Bank hasil penggabungan dan peleburan usaha dari beberapa Bank peserta penjaminan atau Bank yang melakukan perubahan kegiatan usaha dari konvensional menjadi syariah tidak dikenakan ketentuan membayar kontribusi kepesertaan.

C. PERHITUNGAN DAN PEMBAYARAN PREMI
1.Premi Penjaminan dibayarkan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun untuk:
a.Periode 1 Januari sampai dengan 30 Juni; dan
b.Periode 1 Juli sampai dengan 31 Desember.
2.
Premi untuk setiap periode ditetapkan sebesar 0,1% (satu per seribu) dari rata-rata saldo bulanan total Simpanan dalam setiap periode.
3.Total simpanan untuk perhitungan premi mencakup pula simpanan yang berasal dari bank lain, tidak mengecualikan
a.
Simpanan yang nilainya di atas maksimum penjaminan (2 miliar);
b.Simpanan yang memiliki tingkat bunga di atas tingkat bunga yang dianggap wajar yang ditetapkan LPS;
c.Simpanan pihak terkait;
d.Simpanan yang dijaminkan untuk kredit (back to back).
4.Proses pembayaran premi untuk setiap periode dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut:
a.
Pembayaran premi pada awal periode sebesar 0,1% (satu per seribu) dari rata-rata saldo bulanan total Simpanan periode sebelumnya; dan
b.
Penyesuaian premi setelah akhir periode berdasarkan realisasi rata-rata saldo bulanan total Simpanan periode yang bersangkutan.
5.Pembayaran premi pada awal periode harus dilakukan paling lambat tanggal:
a.31 Januari, untuk periode 1 Januari sampai dengan 30 Juni; dan
b.31 Juli, untuk periode 1 Juli sampai dengan 31 Desember.
6.Penyesuaian premi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
a.
Menghitung premi yang seharusnya dibayar berdasarkan realisasi rata-rata saldo bulanan total Simpanan pada periode yang bersangkutan;
b.
Menghitung kelebihan atau kekurangan premi yang dibayarkan pada awal periode dengan premi yang seharusnya dibayar; dan
c.
Memperhitungkan kelebihan atau kekurangan terhadap premi yang dibayarkan pada awal periode berikutnya, dengan ketentuan bahwa:
i.
Dalam hal terdapat kelebihan premi, kelebihan tersebut menjadi pengurang terhadap premi yang dibayarkan pada awal periode berikutnya; atau
ii.
Dalam hal terdapat kekurangan premi, kekurangan tersebut menjadi penambah terhadap premi yang dibayarkan pada awal periode berikutnya.
7.
Kelebihan pembayaran premi digunakan untuk pembayaran premi berikutnya, kecuali apabila bank yang bersangkutan memiliki kewajiban pembayaran kepada LPS maka kelebihan pembayaran premi tersebut digunakan terlebih dahulu untuk:
a.
pembayaran denda premi;
b.pembayaran denda keterlambatan penyampaian laporan; dan/atau
c.pembayaran kewajiban lainnya kepada pihak LPS, jika ada.
7a.Jika terdapat kelebihan pembayaran premi karena kesalahan transaksi pembayaran oleh bank, bank dapat meminta LPS untuk mengembalikan kelebihan tersebut setelah diperhitungkan dengan seluruh kewajiban bank yang tertunggak kepada LPS.
Pengembalian dilakukan setelah LPS melakukan verifikasi atas perhitungan premi bank.
8.Pembayaran premi untuk pertama kali bagi bank yang baru memperoleh izin usaha:
a.
Pembayaran premi untuk pertama kali bagi bank yang baru memperoleh izin usaha dilakukan berdasarkan realisasi rata-rata saldo bulanan total simpanan periode diperolehnya izin usaha bank tersebut.
b.
Premi tersebut dihitung proporsional terhadap jumlah hari yang dilalui sejak bank memperoleh izin usaha sampai dengan akhir periode diperolehnya izin usaha bank tersebut dan dibayarkan bersamaan dengan pembayaran premi awal periode berikutnya
9.Jika bank-bank melakukan penggabungan usaha sebelum berakhirnya periode, maka:
a.
total dari seluruh premi yang telah dibayar pada awal periode oleh masing-masing bank tersebut sebelum penggabungan usaha secara otomatis ditetapkan sebagai premi yang telah dibayar pada awal periode oleh bank hasil penggabungan usaha;
b.
dalam rangka penyesuaian premi setelah akhir periode, jumlah saldo bulanan total Simpanan dari masing-masing bank sebelum penggabungan usaha diperhitungkan sebagai saldo bulanan total Simpanan bank hasil penggabungan usaha untuk periode yang telah dilalui sebellum penggabungan usaha.
9a.Jika bank dicabut izin usahanya, baik oleh LPP maupun atas permintaan pemegang saham (self liquidation) sebelum berakhirnya periode premi, maka:

a.
penyesuaian premi tidak dilakukan, LPS tidak mengembalikan bagian premi untuk proporsi premi yang belum dilalui, dan semua tunggakan kewajiban yang belum dibayar bank kepada LPS harus dibayarkan oleh bank.
b.Jika semua kewajiban bank telah diperhitungkan namun masih terdapat kelebihan premi, maka LPS mengembalikan premi tersebut setelah terlebih dahulu dilakukan verifikasi atas posisi simpanan 1 (satu) periode terakhir.
10.
Dalam rangka perhitungan rata-rata saldo bulanan total Simpanan, kewajiban bank dalam valuta asing dikonversikan terlebih dahulu ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang digunakan bank untuk penyampaian laporan bulanan kepada LPP sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan LPP
11.Bagi Bank Umum, premi dibayarkan ke rekening LPS di Bank Indonesia:
-nama rekening: Lembaga Penjamin Simpanan
-nomor rekening: : 552.000117980
12.Bagi Bank Perkreditan Rakyat, premi dibayarkan ke Rekening LPS di Bank Rakyat Indonesia:
-nama rekening: Lembaga Penjamin Simpanan-Premi
-nomor rekening: 0206-01-002299-30-0
13.
Bank menyampaikan perhitungan premi kepada LPS dengan menggunakan format sesuai lampiran peraturan dan melampirkan copy bukti pembayaran (transfer advice).
14.
Penghitungan premi, baik premi pada awal periode maupun premi penyesuaian, dilakukan sendiri oleh bank (self assessment).
15.Jika bank melakukan koreksi atas saldo bulanan dan koreksi tersebut mengakibatkan:
a.
kekurangan premi, maka bank wajib membayar kekurangan premi dimaksud paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal pemberitahuan dari LPS kepada bank.
b.
kelebihan premi, maka kelebihan tersebut dapat diperhitungkan untuk pembayaran premi periode berikutnya jika:

-
koreksi disampaikan paling lambat tanggal 31 Agustus, untuk saldo bulanan total simpanan periode 1 Januari s.d. 30 Juni
-
koreksi disampaikan paling lambat tanggal 28 Februari, untuk saldo bulanan total simpanan periode 1 Juli s.d. 31 Desember
D. MENYAMPAIKAN LAPORAN SECARA BERKALA:
1.Laporan posisi simpanan,
a.
disampaikan paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya bagi bank umum, sesuai formulir pada Lampiran 1A (KEP 023/2006) dan Lampiran 1B (KEP 082/2008);
2.Laporan keuangan bulanan,
a.
bagi bank umum, disampaikan paling lambat akhir bulan berikutnya, dengan format laporan keuangan bulanan sesuai dengan format laporan dalam rangka penyampaian laporan keuangan bulanan oleh BPR kepada LPP yang sekurang-kurangnya memuat:
-neraca;
-laporan laba rugi;
-rekening administratif; dan
-daftar rincian kewajiban kepada bank lain;
b.
bagi BPR, disampaikan setiap 6 (enam) bulan, dengan format laporan keuangan bulanan sesuai dengan format laporan dalam rangka penyampaian laporan keuangan bulanan oleh BPR kepada LPP yang sekurang-kurangnya memuat:
-neraca;
-laporan laba rugi;
-daftar rincian kewajiban kepada bank lain; dan
-daftar rincian kredit yang diberikan;
3.
Laporan tahunan yang telah diaudit, atau laporan keuangan tahunan yang disampaikan kepada LPP bagi BPR yang tidak diwajibkan oleh LPP untuk menyampaikan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit, yang disampaikan paling lambat tanggal 31 Mei tahun berikutnya.
4.
Laporan susunan Direksi dan Komisaris bank, setiap kali ada perubahan, yang wajib disampaikan kepada LPS paling lambat 1 (satu) bulan setelah terjadi perubahan berdasarkan RUPS atau yang disamakan dengan itu.
5.
Laporan susunan pemegang saham, setiap kali ada perubahan pemegang saham pengendali, yang wajib disampaikan kepada LPS paling lambat 1 (satu) bulan setelah terjadi perubahan berdasarkan RUPS atau yang disamakan dengan itu.
6.
Laporan susunan pengendali bagi bank yang berbadan hukum koperasi, setiap kali ada perubahan, yang wajib disampaikan kepada LPS paling lambat 1 (satu) bulan setelah terjadi perubahan berdasarkan RUPS atau yang disamakan dengan itu; dan/atau
7.
Laporan perubahan alamat bank, yang wajib disampaikan kepada LPS paling lambat 1 (satu) bulan setelah terjadi perubahan berdasarkan RUPS atau yang disamakan dengan itu.
Simpanan Yang Dijamin
1.
Simpanan yang dijamin meliputi giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, dan atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu.
2.Simpanan nasabah Bank berdasarkan Prinsip Syariah yang dijamin meliputi:
a.
Giro berdasarkan Prinsip Wadiah;
b.Giro berdasarkan Prinsip Mudharabah;
c.
Tabungan berdasarkan Prinsip Wadiah;
d.
Tabungan berdasarkan Prinsip Mudharabah muthlaqah atau Prinsip Mudharabah muqayyadah yang risikonya ditanggung oleh bank;
e.
Deposito berdasarkan Prinsip Mudharabah muthlaqah atau Prinsip Mudharabah muqayyadah yang risikonya ditanggung oleh bank; dan/atau
f.
Simpanan berdasarkan Prinsip Syariah lainnya yang ditetapkan oleh LPS setelah mendapat pertimbangan LPP.
3.
Simpanan yang dijamin mencakup pula simpanan yang berasal dari bank lain.
4.
Nilai Simpanan yang dijamin LPS mencakup saldo pada tanggal pencabutan izin usaha Bank.
5.
Saldo tersebut berupa:
a.
Pokok ditambah bagi hasil yang telah menjadi hak nasabah, untuk Simpanan yang memiliki komponen bagi hasil yang timbul dari transaksi dengan prinsip syariah;
b.
Pokok ditambah bunga yang telah menjadi hak nasabah, untuk Simpanan yang memiliki komponen bunga;
c.
Nilai sekarang per tanggal pencabutan izin usaha dengan menggunakan tingkat diskonto yang tercatat pada bilyet, untuk Simpanan yang memiliki komponen diskonto.
6.
Saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu Bank adalah hasil penjumlahan saldo seluruh rekening Simpanan nasabah pada Bank tersebut, baik rekening tunggal maupun rekening gabungan (joint account);
7.
Untuk rekening gabungan (joint account), saldo rekening yang diperhitungkan bagi satu nasabah adalah saldo rekening gabungan tersebut yang dibagi secara prorata dengan jumlah pemilik rekening
8.Dalam hal nasabah memiliki rekening tunggal dan rekening gabungan (joint account), saldo rekening yang terlebih dahulu diperhitungkan adalah saldo rekening tunggal.
9.
Dalam hal nasabah memiliki rekening yang dinyatakan secara tertulis diperuntukkan bagi kepentingan pihak lain (beneficiary), maka saldo rekening tersebut diperhitungkan sebagai saldo rekening pihak lain (beneficiary) yang bersangkutan
10.Sejak 13 Oktober 2008, saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank adalah paling banyak sebesar Rp 2 Milyar

Peraturan Tentang LPS:




No
Tanggal
Judul
1
13-Jan-2009

2
13-Okt-2008

3
22-Sep-2004




No
Tanggal
Judul
1
13-Okt-2008

2
12-Okt-2005

3
05-Sep-2005




No
Tanggal
Judul
1
22-Des-2014

2
06-Feb-2014

3
12-Jun-2012

4
28-Des-2011

5
28-Des-2011

6
29-Sep-2011

7
25-Nov-2010

8
19-Agu-2010

9
05-Des-2008

10
31-Okt-2008

11
30-Mei-2008

12
18-Des-2007

13
12-Jul-2007

14
29-Sep-2006

15
10-Agu-2006

16
09-Mar-2006

17
09-Mar-2006

18
09-Mar-2006

19
30-Des-2005

20
09-Des-2005




No
Tanggal
Judul
1
22-Nov-2011

2
13-Jan-2009

3
15-Okt-2008

4
13-Okt-2008

5
16-Jul-2008

6
15-Jan-2004

7
17-Mei-1999

8
25-Mar-1992


Gaius Julius Caesar



BIOGRAFI









Gaius Julius Caesar lahir (melalui operasi caesar menurut sebuah legenda mungkin) dari Aurelia dan Gayus Julius Caesar, praetor a. Keluarganya memiliki mulia, akar ningrat, meskipun mereka tidak kaya atau berpengaruh di periode ini. Nya bibi Julia adalah istri Gayus Marius, pemimpin faksi Populer.

85 SM: ayahnya meninggal, dan beberapa tahun kemudian ia bertunangan dan mungkin menikah dengan seorang wanita muda kaya, Cossutia. Ini pertunangan / pernikahan segera putus, dan pada usia 18 ia menikah Cornelia, putri seorang anggota terkemuka dari faksi Populer, dia kemudian melahirkan baginya hanya anak sah, anak perempuan, Julia. Ketika diktator Optimate, Sulla, masih berkuasa, dia memerintahkan Caesar menceraikannya, ketika Caesar menolak, Sulla dilarang dia (dia terdaftar di antara mereka yang akan dieksekusi), dan Caesar bersembunyi. Teman berpengaruh Caesar dan kerabat akhirnya punya dia pengampunan.

79 SM: Caesar, pada staf dari wakil militer, dianugerahi mahkota sipil (ek daun) untuk menyelamatkan nyawa warga dalam pertempuran. Umum mengirim dia di kedutaan untuk Nicomedes, raja Bitinia, untuk mendapatkan armada kapal; Caesar berhasil, tetapi kemudian ia menjadi gagang gosip bahwa ia telah membujuk raja (homoseksual) hanya dengan menyetujui untuk tidur dengan dia. Ketika Sulla meninggal pada 78, Caesar kembali ke Roma dan memulai karir sebagai seorang orator / pengacara (sepanjang hidupnya ia dikenal sebagai seorang pembicara yang fasih) dan kehidupan sebagai elegan manusia-tentang-kota.

75 SM: Meskipun berlayar ke Yunani untuk studi lebih lanjut, Kaisar diculik oleh bajak laut Kilikia dan minta tebusan. Ketika diberitahu bahwa mereka bermaksud untuk meminta 20 bakat, ia dianggap telah bersikeras bahwa dia bernilai setidaknya 50. Dia mempertahankan hubungan yang ramah dan bercanda dengan para bajak laut sementara uang itu dibesarkan, tapi memperingatkan mereka bahwa dia akan melacak mereka dan telah mereka disalibkan setelah dia dibebaskan. Dia tidak hanya itu, dengan bantuan relawan, sebagai peringatan bagi bajak laut lainnya, tetapi ia pertama kali memotong tenggorokan mereka untuk mengurangi penderitaan mereka karena mereka telah memperlakukannya dengan baik.

72 SM: Kaisar terpilih tribun militer. (Perhatikan bahwa Pompey dan Crassus adalah konsul selama 70 SM.)

69 SM: Dia berbicara pada pemakaman kedua bibinya, Julia, dan istrinya, Cornelia. Pada kesempatan kedua, ia menekankan koneksinya dengan Marius dan kaum bangsawan kuno keluarganya, keturunan raja-raja pertama di sisi ibunya dan dari para dewa pada ayahnya (mengungkapkan bakat penting untuk diri dramatisasi dan konsepsi bahwa ada sesuatu luar biasa tentang dia).

68/67 SM: Kaisar terpilih quaestor dan memperoleh kursi di Senat, ia menikah Pompeia, seorang cucu dari Sulla. Caesar didukung Gnaeus Pompey dan membantunya mendapatkan keahlian militer yang luar biasa terhadap para bajak laut Mediterania, kemudian diperluas untuk perintah perang terhadap Raja Mithridates di Asia Kecil.

65 SM: Ia terpilih aedile curule dan menghabiskan boros   pada permainan untuk memenangkan mendukung populer; pinjaman besar dari Crassus membuat pengeluaran ini mungkin. Ada rumor bahwa Kaisar berselingkuh dengan istri Gnaeus Pompey, MUCIA, serta dengan istri-istri orang terkemuka lainnya.

 63 SM: Kaisar menghabiskan banyak dalam upaya sukses untuk dipilih pontifex maximus (Imam); di 62 ia terpilih praetor. Dia bercerai Pompeia karena keterlibatannya dalam skandal dengan pria lain, meskipun orang itu telah dibebaskan dalam pengadilan hukum; Caesar dilaporkan telah berkata, "Istri Caesar harus dicurigai," menunjukkan bahwa dia sangat luar biasa yang siapa pun yang terkait dengannya harus bebas dari tanda-tanda adanya skandal. Pada 61 ia dikirim ke provinsi Spanyol lebih lanjut sebagaimana propraetor.

60 SM: Dia kembali dari Spanyol dan bergabung dengan Pompey dan Crassus dalam koalisi longgar yang disebut oleh sejarawan modern "The tiga serangkai Pertama" dan oleh musuh-musuhnya pada saat itu "yang rakasa berkepala tiga." Dalam 62, Pompey kembali menang dari Asia , tetapi tidak mampu untuk mendapatkan Senat untuk meratifikasi perjanjian dan untuk memberikan tanah kepada tentara veteran karena dia telah bubar pasukannya saat kembali dan Crassus menghalangi usahanya. Caesar membujuk dua orang untuk bekerja sama dan berjanji untuk mendukung kepentingan mereka jika mereka menjadi Presiden ke konsulat tersebut.

59 SM: Kaisar terpilih konsul melawan oposisi Optimate berat dipimpin oleh Marcus Porcius Cato, seorang politikus cerdas dan sangat konservatif.Caesar menikah dengan putri tunggalnya, Julia, ke Pompey untuk mengkonsolidasikan aliansi mereka, ia sendiri menikah Calpurnia, putri seorang anggota terkemuka dari faksi Populer. Caesar mendorong tindakan Pompey melalui, membantu proposal Crassus, dan punya untuk dirinya sendiri masa jabatan lima tahun sebagai gubernur di Gaul setelah konsul nya usai. Namun, ia menggunakan beberapa metode yang kuat-lengan di Majelis dan benar-benar takut rekan Optimate nya di konsulat, Bibulus, sehingga pelawak disebut tahun sebagai "konsulat Julius dan Caesar" (bukan "para konsulat dari Caesar dan Bibulus "). Caesar itu aman dari tuntutan atas tindakan seperti selama dia menjabat, tapi begitu ia menjadi warga negara pribadi lagi dia bisa dituntut oleh musuh-musuhnya di Senat.

58 SM: Kaisar kiri Roma untuk Galia, ia tidak akan kembali selama 9 tahun, dalam perjalanan yang akan menaklukkan sebagian besar apa yang sekarang Eropa tengah, membuka lahan-lahan untuk Mediterania peradaban-tindakan yang menentukan dalam sejarah dunia. Namun, banyak penaklukan itu adalah tindakan agresi diminta oleh ambisi pribadi (tidak berbeda dengan penaklukan Alexander Agung). Pertempuran di musim panas, dia akan kembali ke Cisalpine Gaul (Italia Utara) pada musim dingin dan memanipulasi politik Romawi melalui pendukungnya (lihat peta kampanye Galia Caesar ).

56 SM: Caesar, Pompey, dan Crassus bertemu di provinsi Caesar untuk memperbaharui koalisi mereka, karena Pompey telah semakin bergerak menuju faksi Optimate. Pompey dan Crassus itu harus konsul lagi, dan perintah Caesar di Gaul diperpanjang sampai 49 SM.

patung Caesar54 SM: Caesar memimpin ekspedisi tiga bulan ke Inggris (itu persimpangan Romawi pertama Selat Inggris), tetapi ia tidak mendirikan basis permanen di sana. Sementara itu, koalisi Caesar dengan Pompey semakin tegang, terutama setelah Julia meninggal saat melahirkan di 54. Pada tahun berikutnya, Crassus menerima komando tentara di Timur namun dikalahkan dan dibunuh oleh Partia.

52 SM: Kerusuhan di Roma menyebabkan ekstra-hukum pemilu Pompey sebagai ". Konsul tanpa rekan" Tanpa Julia dan Crassus, ada sedikit untuk obligasi Caesar dan Pompey bersama, dan Pompey pindah ke faksi Optimate, karena ia selalu bersemangat untuk mendukung kaum aristokrat.

51 SM: Penaklukan Gaul efektif selesai, Kaisar menyiapkan sebuah pemerintahan provinsi yang efisien untuk memerintah wilayah yang luas; ia menerbitkan sejarahnya The Garlic Wars. Para optimates di Roma berusaha untuk memotong jangka Caesar pendek sebagai gubernur Gaul dan menegaskan bahwa ia akan segera dituntut jika ia kembali ke Roma sebagai warga biasa (Caesar ingin berlari untuk konsulat di absentia sehingga ia tidak bisa dituntut ). Pompey dan Caesar yang melakukan manuver ke dalam perpecahan publik; tidak dapat menghasilkan ke yang lain tanpa kehilangan kehormatan, martabat, dan kekuasaan.

49 SM: Kaisar berusaha mempertahankan posisinya secara hukum, tetapi ketika ia didorong ke batas ia memimpin pasukannya melintasi Sungai Rubicon (perbatasan provinsinya), yang otomatis perang saudara. Legiun Pompey berada di Spanyol, sehingga ia dan Senat mundur ke Brundisium dan dari sana berlayar ke Timur. Caesar cepat maju ke Roma, mendirikan pantat Senat dan telah menyatakan dirinya diktator. Selama kampanyenya, Caesar dipraktikkan-dan dipublikasikan secara luas-nya kebijakan grasi (dia akan menempatkan tidak ada yang mati dan merampas harta tidak). Dalam sebuah langkah yang berani dan tak terduga, Caesar memimpin pasukannya ke Spanyol, untuk mencegah pasukan Pompey dari bergabung dengannya di Timur, ia diduga berkata, "Aku akan pergi untuk memenuhi tentara tanpa pemimpin, ketika saya kembali, saya akan bertemu pemimpin tanpa tentara "Setelah kampanye sangat pendek., ia kembali ke Roma dan terpilih konsul, sehingga (relatif) legalisasi posisinya.
48 SM: Pompey dan faksi Optimate telah membentuk posisi yang kuat di Yunani saat ini, dan Caesar, di Brundisium, tidak memiliki cukup kapal untuk mengangkut semua pasukannya.Dia menyeberang dengan hanya sekitar 20.000 orang, meninggalkan wakil kepala, Mark Antony, dalam Brundisium untuk mencoba membawa seluruh sisa tentara. Setelah beberapa situasi agak putus asa untuk Caesar, sisa pasukannya akhirnya mendarat, meskipun mereka sangat kalah jumlah oleh pria Pompey. Dalam pertempuran terakhir, di dataran Pharsalus, diperkirakan bahwa Pompey memiliki 46.000 orang untuk Kaisar 21.000. Dengan keahlian militer yang brilian, Caesar menang, meskipun jumlah korban sangat besar di kedua belah pihak; Caesar diampuni semua warga negara Romawi yang ditangkap, termasuk Brutus, tapi Pompey melarikan diri, melarikan diri ke Mesir.

2 Oktober 48 SM: Kaisar, dengan tidak lebih dari 4.000 legionaries, mendarat di Alexandria, ia disajikan, dengan ngeri itu mengaku, dengan kepala Pompey, yang telah dikhianati oleh orang Mesir. Caesar menuntut agar Mesir membayar kepadanya 40 juta sestertium ia berutang karena dukungan militernya beberapa tahun sebelumnya untuk penguasa sebelumnya, Ptolemy XII ("Pemain Flute"), yang telah meletakkan pemberontakan terhadap pemerintahannya dengan bantuan Kaisar. Setelah kematian Ptolemeus XII, tahta telah berlalu kepada anak-anaknya tertua, Cleopatra VII dan Ptolemy XIII, sebagai ahli waris bersama. Ketika Caesar mendarat, Pothinus kasim dan Achillas umum Mesir, yang bertindak atas nama Ptolemy XIII (saat ini sekitar 12 tahun), baru-baru didorong Cleopatra (saat ini sekitar 20-21 tahun) dari Alexandria. Cleopatra telah dirinya diselundupkan ke istana di Alexandria dibungkus karpet (konon hadiah untuk Caesar) dan meminta bantuannya dalam perjuangan untuk mengendalikan tahta Mesir. Seperti semua dinasti Ptolemaic, Cleopatra adalah keturunan Yunani Macedonia, dia sangat cerdas dan terdidik. Caesar melihatnya sebagai sekutu berguna juga sebagai perempuan menawan, dan dia mendukung haknya untuk tahta. Melalui pengkhianatan Pothinus dan permusuhan dari orang-orang Mesir ke Roma, Achillas dan tentara 20.000 mengepung istana. Caesar berhasil menahan istana itu sendiri dan pelabuhan; ia Pothinus dieksekusi sebagai pengkhianat tetapi memungkinkan Ptolemy muda untuk bergabung dengan tentara Achillas. Ketika ia memerintahkan armada Mesir dibakar, Perpustakaan besar Alexandria sengaja dikonsumsi dalam api.
menggambar dari Caesar dengan jubah jenderal

Februari, 47 SM: Setelah beberapa bulan dikepung, Caesar mencoba gagal untuk menangkap Pharos, sebuah mercusuar besar di sebuah pulau di pelabuhan; pada satu titik ketika terputus dari anak buahnya dia harus melompat dalam air dan berenang ke tempat aman. Plutarch mengatakan bahwa ia berenang dengan satu tangan, menggunakan yang lain untuk memegang beberapa surat-surat penting di atas air; Suetonius menambahkan bahwa ia juga ditarik jubah ungu jenderal dengan memegangnya di giginya sehingga tidak akan ditangkap oleh orang Mesir.

Maret 47 SM: Kaisar telah mengirim bala bantuan, dua legiun Romawi dan tentara sekutu, Raja Mithridates, ketika mereka tiba di luar Alexandria ia berbaris keluar untuk bergabung dengan mereka dan pada 26 Maret mengalahkan tentara Mesir (Ptolemy XIII meninggal dalam pertempuran ini ). Meskipun dia telah terperangkap di istana selama hampir enam bulan dan tidak mampu memberikan pengaruh besar terhadap pelaksanaan perang sipil, yang akan lebih buruk tanpa dia, Caesar tetap tinggal di Mesir sampai Juni, bahkan cruising di Sungai Nil dengan Cleopatra ke batas selatan kerajaannya.

23 Juni 47 SM: Kaisar kiri Alexandria, setelah didirikan Cleopatra sebagai penguasa klien dalam persekutuan dengan Roma, ia meninggalkan tiga legiun bawah komando Rufio, sebagai wakil, untuk mendukung aturan itu. Entah segera sebelum atau segera setelah ia meninggalkan Mesir, Cleopatra melahirkan seorang putra , yang ia bernama Caesarion, mengklaim bahwa dia adalah anak dari Kaisar.

Agustus, 47 SM: Setelah meninggalkan Alexandria, Caesar melanda Asia Kecil untuk menyelesaikan gangguan di sana. Pada tanggal 1 Agustus ia bertemu dan segera mengatasi Pharnaces, seorang raja memberontak, ia kemudian dipublikasikan percepatan kemenangan ini dengan slogan Veni, Vidi, vici ("Saya datang, saya melihat, saya mengatasi").

Oktober, 47 SM: Kaisar tiba kembali di Roma dan menyelesaikan masalah yang disebabkan oleh salah urus Antony. Ketika ia mencoba untuk berlayar ke Afrika untuk menghadapi optimates (yang telah bergabung kembali di bawah Cato dan bersekutu dengan Raja Juba dari Numidia), pasukannya memberontak dan menolak untuk berlayar. Dalam pidato brilian, Caesar membawa mereka sekitar benar-benar, dan setelah beberapa pertempuran sulit meyakinkan mengalahkan optimates di Thapsus, setelah Cato bunuh diri daripada harus diampuni oleh Caesar.
koin dari Caesar
koin yang dikeluarkan oleh Kaisar menggambarkan piala militer

25 Juli 46 SM: Caesar menang dan sekarang tertandingi tiba kembali di Roma dan dirayakan empat kemenangan indah (selama Galia, Mesir, Pharnaces, dan Juba), ia dikirim untuk Cleopatra dan Caesarion tahun dan mendirikan mereka dalam mewah vila di Tiber dari Roma. Dalam sebuah surat saat ini dia terdaftar tujuan politiknya sebagai program-Nya untuk mencapai tujuan ini waktu-baik apa yang sebenarnya dicapai dan apa yang direncanakan tetapi tidak memiliki "ketenangan bagi Italia, perdamaian bagi provinsi, dan keamanan bagi Kekaisaran." untuk menyelesaikan-adalah suara dan rabun dekat (misalnya resolusi yang terburuk dari krisis utang, pemukiman kembali veteran di luar negeri tanpa orang lain merampas, reformasi kalender Romawi, regulasi dari gandum sedekah, penguatan pembesaran, kelas menengah dari Senat untuk 900), tapi metodenya terasing banyak dari para bangsawan.Menjabat diktator, Caesar diatur secara otokratis, lebih dalam cara seorang jenderal dari politisi. Meskipun ia nominal digunakan struktur politik, ia sering hanya mengumumkan keputusannya untuk Senat dan telah mereka dimasukkan pada rekor sebagai senator keputusan tanpa perdebatan atau suara.

April 45 SM: Dua anak Pompey, Gnaeus dan Sextus, memimpin pemberontakan di Spanyol, sejak utusan Caesar tidak dapat memadamkan pemberontakan, Kaisar harus pergi sendiri, memenangkan kemenangan penting tetapi sulit di Munda. Gnaeus Pompey itu tewas dalam pertempuran, namun Sextus melarikan diri untuk menjadi, kemudian, pemimpin bajak laut Mediterania.

Oktober, 45 SM: Kaisar, kembali di Roma, merayakan kemenangan atas Gnaeus Pompey, membangkitkan ketidakpuasan karena kemenangan diperuntukkan bagi musuh-musuh asing. Pada saat ini Caesar hampir menunjuk semua hakim utama, misalnya, ketika konsul selama 45 meninggal pada pagi hari terakhir jabatannya, Caesar menunjuk konsul baru untuk melayani keluar istilah-dari pukul 1:00 siang sampai matahari terbenam! Caesar juga meminjam beberapa kebiasaan kultus penguasa monarki Helenistik timur, misalnya, ia mengeluarkan koin dengan rupa-Nya (perhatikan bagaimana potret pada koin ini , merayakan kediktatoran keempatnya, menekankan usianya) dan dibiarkan patung-patungnya, terutama di provinsi-provinsi, yang akan menghiasi seperti patung-patung para dewa. Selain itu, Senat terus-menerus suara dia baru kehormatan-hak untuk mengenakan karangan bunga laurel dan toga ungu dan emas dan duduk di kursi berlapis emas di semua fungsi publik, prasasti seperti "dewa tak terkalahkan," dll Bila tribunes dua, Gayus Marullus dan Flavius ​​Lucius, menentang langkah-langkah ini, Caesar telah mereka dihapus dari kantor dan dari Senat.

Februari, 44 SM: Kaisar bernama perpetuus diktator. Pada tanggal 15 Februari pada hari raya Lupercalia, Caesar mengenakan pakaian ungu untuk pertama kalinya di depan umum.Pada festival publik, Antony menawarinya diadem (simbol raja Helenistik), tetapi Caesar menolak itu, mengatakan Jupiter sendiri adalah raja Romawi (mungkin karena ia melihat orang-orang tidak ingin dia untuk menerima mahkota, atau mungkin karena ia ingin mengakhiri sekali dan untuk semua spekulasi bahwa ia berusaha untuk menjadi raja). Caesar sedang mempersiapkan untuk memimpin kampanye militer melawan Partia, yang telah setia membunuh Crassus dan mengambil elang legiun, ia akan berangkat pada 18 Maret. Meskipun Caesar tampaknya memperingatkan beberapa bahaya pribadi, namun ia menolak pengawal.

15 Maret 44 SM: Kaisar menghadiri pertemuan terakhir dari Senat sebelum keberangkatannya, diadakan di tempat sementara dalam serambi teater dibangun oleh Pompey yang Agung(Kuria, yang terletak di Forum dan rumah pertemuan rutin dari Senat , telah terbakar parah dan sedang dibangun kembali). Enam puluh konspirator , yang dipimpin oleh Marcus Junius Brutus, Gaius Cassius Longinus, Decimus Brutus Albinus, dan Gayus Trebonius, datang ke pertemuan dengan belati tersembunyi di togas mereka dan memukul Caesar setidaknya 23 kali ia berdiri di dasar patung Pompey. Legenda mengatakan bahwa Caesar kata dalam bahasa Yunani untuk Brutus, "Anda juga, anak saya?" Setelah kematiannya, semua senator melarikan diri, dan tiga budak dibawa pulang tubuhnya untuk Calpurnia beberapa jam kemudian. Selama beberapa hari ada kekosongan politik, untuk konspirator tampaknya tidak memiliki rencana jangka panjang dan, dalam kesalahan besar, tidak segera membunuh Mark Antony (ternyata dengan keputusan Brutus). Para konspirator hanya sekelompok gladiator untuk mendukung mereka, sementara Antony memiliki legiun keseluruhan, kunci kotak uang Caesar, dan Kaisar akan. Klik di sini untuk beberapa penilaian dari Caesar oleh sejarawan modern.